Customer Service

 

Telp: 021-29503971
SMS/WA
: 08121092300

 STOCK CENTER: JAKARTA/DEPOK - BANDUNG - SURABAYA
Share |
PC-Link Serial PPI
PC-Link Serial PPI
Rp. 154. 700
Add to Cart


Sensor PIR Motion Detector Versi 2
Sensor PIR Motion Detector Versi 2
Rp. 69. 000
Add to Cart


DT-HiQ AVR USB In System Programmer
DT-HiQ AVR USB In System Programmer
Rp. 216. 600
Add to Cart


Polling

Yang paling saya inginkan dari website ini...
 

Artikel

Statistik

Saat ini 1 tamu sedang online
JoomlaWatch Stats 1.2.7b by Matej Koval

Countries

51.2%UNITED STATES UNITED STATES
22.1%INDONESIA INDONESIA
18.6%AUSTRALIA AUSTRALIA

Visitors

Today: 72
Yesterday: 118
This week: 190
Last week: 698
This month: 2327
Last month: 3092
Total: 36368

Arus dan Tegangan
web_links.jpg Dalam suatu rangkaian listrik biasanya akan memiliki tegangan dan arus. Kerja aliran listrik mirip dengan aliran air, yang merupakan suatu aliran energi yang dapat dimanfaatkan untuk suatu tujuan.

Arus

Arus listrik adalah listrik yang mengalir dalam suatu kabel penghantar. Arus listrik mengalir dari 1 titik ke titik lain, dari titik yang potensialnya tinggi ke titik yang potensialnya lebih rendah. Arus listrik digambarkan pada rangkaian seperti pada gambar. Tanda panah menunjukkan arah kemana arus listrik mengalir. Simbol I melambangkan arus listrik.

Satuan ukuran untuk arus listrik adalah Ampere, atau disingkat A. Arus listrik biasanya berkisar dari 0.001 A sampai dengan 5 A. Karena biasanya kecil, maka seringkali disebutkan dalam satuan milliAmpere (mA.) Milli artinya dibagi dengan 1000, jadi 0.001 A akan sama dengan 1 mA.

 

de01.gif

 

Tegangan

Tegangan adalah ukuran relatif seberapa besar potensial listrik pada suatu titik dibandingkan titik lain yang menjadi acuan (biasanya adalah ground) dengan satuan pengukuran yaitu volt (V). Arus listrik akan mengalir dari titik yang potensialnya tinggi ke titik yang potensialnya rendah. Jika suatu titik tegangannya 5 V sedangkan titik lain tegangannya 0 V dan ada kabel penghantar menghubungkan keduanya, maka arus listrik akan mengalir dari titik yang tegangannya 5 V ke titik yang tegangannya 0 V.

Pengukuran tegangan dapat menunjukkan perbedaan potensial antara dua titik.Jika titik A tegangannya 10 V (terhadap titik acuan) dan titik B tegangannya 2 volt (terhadap titik acuan yang sama) maka berarti tegangan antara titik A dan B adalah 8 V (yaitu dari 10 V dikurangi 2 V). Biasanya tegangan terendah dalam suatu rangkaian arus DC dianggap sebagat nol volt dan dinamakan sebagai ground. Kemudian semua titik dalam rangkaian akan diukur tegangannya terhadap titik ground tersebut.

Sebuah baterei sama seperti suatu bendungan dimana di salah satu sisinya menyimpan energi, sementara di sisi lain potensialnya rendah (menjadi ground). Ketika ada jalur terbentuk antara dua sisi maka arus mengalir seperti halnya suatu bendungan yang pintunya dibuka sehingga air dapat mengalir melalui saluran. Jika tidak ada jalur terbentuk antara dua sisi maka energi akan tetap tersimpan menunggu ada jalur terbentuk dari sisi yang satu ke ke sisi yang lain.

 

Ditulis oleh: Tim Prasimax
Copyright Prasimax Technology

 

 

Cari Produk

Status Belanja
Status belanja masih kosong.



Parameter Pencarian
© 2018 PRASIMAX MIKRON