Customer Service

 

Telp: 021-29503971
SMS/WA
: 08121092300

 STOCK CENTER: JAKARTA/DEPOK - BANDUNG - SURABAYA
Share |
UVTron Flame Detector Package
UVTron Flame Detector Package
Rp. 1. 874. 500
Add to Cart


Modul Differential Amplifier
Modul Differential Amplifier
Rp. 219. 000
Add to Cart


MPX5050GP
 MPX5050GP
Rp. 361. 500
Add to Cart


Polling

Yang paling saya inginkan dari website ini...
 

Artikel

Statistik

JoomlaWatch Stats 1.2.7b by Matej Koval

Countries

61.2%UNITED STATES UNITED STATES
15.2%AUSTRALIA AUSTRALIA
14.9%INDONESIA INDONESIA

Visitors

Today: 12
Yesterday: 75
Last week: 685
This month: 1790
Last month: 3290
Total: 30889

Teori Dasar SMS
hp.jpgLayanan SMS sangat populer dan sering dipakai oleh pengguna handphone. SMS menyediakan pengiriman pesan text secara cepat, mudah dan murah. Kini SMS tidak terbatas untuk komunikasi antar manusia pengguna saja, namun juga bisa dibuat otomatis dikirim/diterima oleh peralatan (komputer, mikrokontroler, dsb) untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Namun untuk melakukannya, kita harus memahami dulu cara kerja SMS itu sendiri.

Short Message Service (SMS) adalah protokol layanan pertukaran pesan text singkat (sebanyak 160 karakter per pesan) antar telepon. SMS ini pada awalnya adalah bagian dari standar teknologi seluler GSM, yang kemudian juga tersedia di teknologi CDMA, telepon rumah PSTN, dan lainnya.

Alur pengiriman SMS pada standar teknologi GSM adalah sebagai berikut.

sms.png

SIM300C GSM/GPRS Module
SIM300C GSM/GPRS Module
Harga: Rp. 810. 000
Keterangan: 

  • BTS - Base Transceiver Station
  • BSC - Base Station Controller
  • MSC - Mobile Switching center
  • SMSC - Short Message Service Center
 
Ketika pengguna mengirim SMS, maka pesan dikirim ke MSC melalui jaringan seluler yang tersedia yang meliputi tower BTS yang sedang meng-handle komunikasi pengguna, lalu ke BSC, kemudian sampai ke MSC. MSC kemudian mem-forward lagi SMS ke SMSC untuk disimpan. SMSC kemudian mengecek (lewat HLR - Home Location Register) untuk mengetahui apakah handphone tujuan sedang aktif dan dimanakah handphone tujuan tersebut.

Jika handphone sedang tidak aktif maka pesan tetap disimpan di SMSC itu sendiri, menunggu MSC memberitahukan bahwa handphone sudah aktif kembali untuk kemudian SMS dikirim dengan batas maksimum waktu tunggu yaitu validity period dari pesan SMS itu sendiri. Jika handphone tujuan aktif maka pesan disampaikan MSC lewat jaringan yang sedang meng-handle penerima (BSC dan BTS).

Sebenarnya, di dalam kebanyakan handphone dan GSM/CDMA modem terdapat suatu komponen wireless modem/engine yang dapat diperintah antara lain untuk mengirim suatu pesan SMS dengan protokol tertentu. Standar perintah tersebut dikenal sebagai AT-Command, sedangkan protokolnya disebut sebagai PDU (Protokol Data Unit). Melalui AT-Command dan PDU inilah kita dapat membuat komputer/mikrokontroler mengirim/menerima SMS secara otomatis berdasarkan program yang kita buat.

 

Ditulis oleh: Tim Prasimax
Copyright Prasimax Technology
 
Next >

Cari Produk

Status Belanja
Status belanja masih kosong.



Parameter Pencarian
© 2019 PRASIMAX MIKRON