Yahoo! ID : mikron123

 Perkantoran Taman Melati Margonda Lt.3, Depok, 021-29503971
Share |
EMS 5A H-Bridge
EMS 5A H-Bridge
Rp. 280.500
Add to Cart


NFC RFID Sticker 13.56 MHz 1KB
NFC RFID Sticker 13.56 MHz 1KB
Rp. 23.000
Add to Cart


DT-BASIC Mini System
DT-BASIC Mini System
Rp. 385.000
Add to Cart


Polling

Yang paling saya inginkan dari website ini...
 

Artikel

Statistik

Saat ini 12 tamu sedang online
JoomlaWatch Stats 1.2.7b by Matej Koval

Countries

43.5%INDONESIA INDONESIA
27.1%AUSTRALIA AUSTRALIA
10%KUWAIT KUWAIT

Visitors

Today: 211
Yesterday: 310
This week: 521
Last week: 1779
This month: 5377
Last month: 6981
Total: 82917

Pengendalian Motor DC On/Off
motordc1.jpgMotor DC banyak digunakan sebagai penggerak dalam berbagai peralatan, baik kecil maupun besar, lambat maupun cepat. Ia juga banyak dipakai karena cukup dapat dikendalikan dengan mudah pada kebanyakan kasus. Cara pengendalian motor DC bisa secara ON/OFF biasa. Pemilihan cara pengendalian akan tergantung dari kebutuhan terhadap gerakan motor DC itu sendiri.

Elemen utama motor DC adalah:

  • Magnet
  • Armatur atau rotor
  • Commutator
  • Sikat (Brushes)
  • As atau poros (Axle )
motor_dc.gif

Motor DC berputar sebagai hasil saling interaksi dua medan magnet. Interaksi ini terjadi disebabkan arus yang mengalir pada kumparan.

 

CARA PENGENDALIAN MOTOR DC DENGAN MIKROKONTROLER

Metode ON/OFF 

DT-I/O Relay Board Ver 2.0 - 1201
DT-I/O Relay Board Ver 2.0 - 1201
Harga: Rp. 74.800
Metode ON/OFF adalah metode pengendalian motor DC yang paling sederhana. Dalam metode ini kita tinggal mengalirkan arus kepada kedua terminal motor DC dengan beda tegangan sesuai spesifikasi tegangan  motor DC. Kecepatan motor DC yang didapatkan akan maksimal (100%).

Biasanya pada metode ini banyak digunakan relay sebagai alat bantu bagi mikrokontroler untuk switch ON/OFF. Relay SPDT ini dikendalikan oleh kaki mikrokontroler melalui transistor penguat, karena arus dari kaki mikrokontroler biasanya tidak cukup kuat untuk mengendalikan relay secara langsung.

 

 

torelay.jpg

Apabila diinginkan agar motor DC dapat bergerak 2 arah (clockwise dan counter clockwise) maka biasanya diperlukan 2 kaki mikrokontroler untuk mengendalikan pembalikan polaritas. Ketika polaritas dibalik maka putaran motor DC juga akan berbalik arah. Untuk melakukan ini, diperlukan rangkaian driver motor DC yang lebih kompleks yang tersusun atas relay DPDT, atau rangkaian dalam susunan H-Bridge, atau IC khusus untuk driver motor. Gambaran cara kerja H-Bridge dapat dilihat sebagai berikut.

 

hbridge.jpg

Dari gambar dapat dilihat bahwa untuk gerakan arah pertama (misalnya clockwise) maka saklar 1 dan 2 harus menutup, sedangkan 3 dan 4 terbuka. Sebaliknya, untuk gerakan arah kedua (counter clockwise) maka sakalar 1 dan 2 terbuka, sedangkan 3 dan 4 menutup.

Anda dapat juga menggunakan modul driver motor DC yang siap pakai untuk mikrokontroler.

SPC DC Motor
SPC DC Motor
Driver motor DC dua arah. Driver ini merupakan driver motor DC yang kompatibel dengan sistem mikrokontroler dan dilengkapi rutin-rutin siap pakai. Bisa digunakan untuk mengendalikan motor DC hingga 16 buah dalam satu sistem.
Harga: Rp. 122.100
EMS Low Voltage Dual H-Bridge
EMS Low Voltage Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 0,7 A pada tegangan 2 Volt sampai 6,8 Volt, mampu men-drive beban-beban induktif seperti misalnya relay, solenoida, motor DC, dan motor stepper.
Harga: Rp. 135.000
EMS 1A Dual H-Bridge
EMS 1A Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 1 arah maupun 2 arah dengan arus kontinu hingga 1 A pada tegangan 4,5 Volt sampai 36 Volt, yang dapat men-drive beban-beban induktif seperti misalnya motor DC, motor stepper, koil relay, dan selenoida
Harga: Rp. 165.000

 

Listing Program 

Program sederhana untuk implementasi pengendalian motor DC secara On/Off pada mikrokontroler MCS-51 dengan bahasa assembly dapat dilihat sebagai berikut.  


M1 BIT P1.0    ; Pin mikrokontroler ke driver motor terminal 1
M2 BIT P1.1    ;
Pin mikrokontroler ke driver motor terminal 2

;==============

START:
     ACALL CW  ; Misal ingin menggerakkan motor DC clockwise

LOOP:
     AJMP LOOP ; Tidak melakukan hal lain lagi


;==============


CW:
     SETB M1
     CLR  M2
     RET

CCW:
     CLR  M1
     SETB M2
     RET

OFF:
     CLR  M1
     CLR  M2
     RET 
 
 

 

DRIVER MOTOR DC KHUSUS ARUS BESAR

Untuk motor-motor DC dengan torsi dan arus besar (lebih dari 1A), maka tidak dapat digunakan rangkaian driver motor DC biasa, karena tidak dapat mengalirkan arus cukup kuat. Biasanya diperlukan rangkaian driver H-Bridge Motor DC dengan komponen MOSFET.

Besarnya arus motor DC dan kemungkinan adanya arus balik akan beresiko merusakkan rangkaian lainnya termasuk rangkaian pengendali mikrokontroler. Beberapa tips yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.

  • Pisahkan power suply motor DC dengan power suply untuk rangkaian lainnya
  • Berikan proteksi terhadap arus balik motor DC, misalnya dengan dioda
  • Antisipasi panas akibat dari arus besar motor DC, misalnya dengan memasang heatsink pada rangkain driver motor DC

 

EMS 2A Dual H-Bridge
EMS 2A Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive dua arah dengan arus kontinu hingga 2 A pada tegangan 4,8 Volt sampai 46 Volt, dapat men-drive beban-beban induktif seperti misalnya motor DC, motor stepper, koil relay, dan selenoida.
Harga: Rp. 181.500
EMS 5A H-Bridge
EMS 5A H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 5 A pada tegangan 5 Volt sampai 40 Volt. Dilengkapi dengan rangkaian sensor arus beban yang dapat digunakan sebagai umpan balik ke pengendali.
Harga: Rp. 280.500
EMS 30A H-Bridge
EMS 30A H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 30 A pada tegangan 5,5 Volt sampai 16 Volt. Dilengkapi dengan rangkaian sensor arus beban yang dapat digunakan sebagai umpan balik ke pengendali.
Harga: Rp. 328.900

Ditulis oleh: Tim Prasimax dari berbagai narasumber

 
Next >

Produk Best Seller

Arduino UNO R3
Arduino UNO R3
Rp. 330.000
Add to Cart
Sistem Minimum 51 USB
Sistem Minimum 51 USB
Rp. 180.000
Add to Cart
DI-Smart SHT11
DI-Smart SHT11
Rp. 310.000
Add to Cart
USB 51 ISP Downloader
USB 51 ISP Downloader
Rp. 140.000
Add to Cart
DI-Smart AVR.16 System
DI-Smart AVR.16 System
Rp. 180.000
Add to Cart
IP Sensor Monitor
IP Sensor Monitor
Rp. 2.350.000
Add to Cart
Serial to Ethernet Module
Serial to Ethernet Module
Rp. 375.500
Add to Cart
DI-Relay 2
DI-Relay 2
Rp. 49.000
Add to Cart
DT-HiQ Programmer Universal
DT-HiQ Programmer Universal
Rp. 385.000
Add to Cart
Sensor PIR Motion Detector Versi 2
Sensor PIR Motion Detector Versi 2
Rp. 125.000
Add to Cart
DT-COMBO AVR-51 Starter + Exercise Kit
DT-COMBO AVR-51 Starter + Exercise Kit
Rp. 918.500
Add to Cart
Sistem Minimum AVR USB
Sistem Minimum AVR USB
Rp. 215.000
Add to Cart
Raspberry Pi Model B 512MB
Raspberry Pi Model B 512MB
Rp. 599.000
Add to Cart
GSM Modem Wavecom Serial
GSM Modem Wavecom Serial
Rp. 435.000
Add to Cart
DI-Smart ACS712-5A
DI-Smart ACS712-5A
Rp. 140.000
Add to Cart
MikroARM Starter Pack
MikroARM Starter Pack
Rp. 399.000
Add to Cart
USB AVR ISP Downloader
USB AVR ISP Downloader
Rp. 140.000
Add to Cart
RFID Starter Kit
RFID Starter Kit
Rp. 434.500
Add to Cart
ARM Learning Board NUC140
ARM Learning Board NUC140
Rp. 2.080.000
Add to Cart
DT-Robot Line Follower
DT-Robot Line Follower
Rp. 528.000
Add to Cart

Toko Online

Status Belanja
Status belanja masih kosong.



Parameter Pencarian
  New 
New
Random 
Random
 
Line Follower Analog V2
Line Follower Analog V2
Rp. 238.000
Add to Cart

Line Follower Analog V2
Line Follower Analog V2
Rp. 238.000
Add to Cart


MPX4250A
MPX4250A
Rp. 384.000
Add to Cart


Low Cost Ultrasonic Sensor
Low Cost Ultrasonic Sensor
Rp. 249.000
Add to Cart


Support pembayaran:

banks 
© 2014 PRASIMAX MIKRON