Customer Service

 

Telp: 021-29503971
SMS/WA
: 08121092300

 STOCK CENTER: JAKARTA/DEPOK - BANDUNG - SURABAYA
Share |
Easy Voice Recognition V3
Easy Voice Recognition V3
Rp. 989. 000
Add to Cart


MPXV5004GC6U
MPXV5004GC6U
Rp. 312. 000
Add to Cart


Long Range RF 433 MHz Tx Rx
Long Range RF 433 MHz Tx Rx
Rp. 405. 000
Add to Cart


Polling

Yang paling saya inginkan dari website ini...
 

Artikel

Statistik

JoomlaWatch Stats 1.2.7b by Matej Koval

Countries

46.9%UNITED STATES UNITED STATES
26.9%INDONESIA INDONESIA
20.4%AUSTRALIA AUSTRALIA

Visitors

Today: 72
Yesterday: 133
This week: 563
Last week: 796
This month: 3345
Last month: 4268
Total: 41452

Pengendalian Motor DC On/Off
motordc1.jpgMotor DC banyak digunakan sebagai penggerak dalam berbagai peralatan, baik kecil maupun besar, lambat maupun cepat. Ia juga banyak dipakai karena cukup dapat dikendalikan dengan mudah pada kebanyakan kasus. Cara pengendalian motor DC bisa secara ON/OFF biasa. Pemilihan cara pengendalian akan tergantung dari kebutuhan terhadap gerakan motor DC itu sendiri.

Elemen utama motor DC adalah:

  • Magnet
  • Armatur atau rotor
  • Commutator
  • Sikat (Brushes)
  • As atau poros (Axle )
motor_dc.gif

Motor DC berputar sebagai hasil saling interaksi dua medan magnet. Interaksi ini terjadi disebabkan arus yang mengalir pada kumparan.

 

CARA PENGENDALIAN MOTOR DC DENGAN MIKROKONTROLER

Metode ON/OFF 

DT-I/O Relay Board Ver 2.0 - 1201
DT-I/O Relay Board Ver 2.0 - 1201
Harga: Rp. 74. 800
Metode ON/OFF adalah metode pengendalian motor DC yang paling sederhana. Dalam metode ini kita tinggal mengalirkan arus kepada kedua terminal motor DC dengan beda tegangan sesuai spesifikasi tegangan  motor DC. Kecepatan motor DC yang didapatkan akan maksimal (100%).

Biasanya pada metode ini banyak digunakan relay sebagai alat bantu bagi mikrokontroler untuk switch ON/OFF. Relay SPDT ini dikendalikan oleh kaki mikrokontroler melalui transistor penguat, karena arus dari kaki mikrokontroler biasanya tidak cukup kuat untuk mengendalikan relay secara langsung.

 

 

torelay.jpg

Apabila diinginkan agar motor DC dapat bergerak 2 arah (clockwise dan counter clockwise) maka biasanya diperlukan 2 kaki mikrokontroler untuk mengendalikan pembalikan polaritas. Ketika polaritas dibalik maka putaran motor DC juga akan berbalik arah. Untuk melakukan ini, diperlukan rangkaian driver motor DC yang lebih kompleks yang tersusun atas relay DPDT, atau rangkaian dalam susunan H-Bridge, atau IC khusus untuk driver motor. Gambaran cara kerja H-Bridge dapat dilihat sebagai berikut.

 

hbridge.jpg

Dari gambar dapat dilihat bahwa untuk gerakan arah pertama (misalnya clockwise) maka saklar 1 dan 2 harus menutup, sedangkan 3 dan 4 terbuka. Sebaliknya, untuk gerakan arah kedua (counter clockwise) maka sakalar 1 dan 2 terbuka, sedangkan 3 dan 4 menutup.

Anda dapat juga menggunakan modul driver motor DC yang siap pakai untuk mikrokontroler.

SPC DC Motor
SPC DC Motor
Driver motor DC dua arah. Driver ini merupakan driver motor DC yang kompatibel dengan sistem mikrokontroler dan dilengkapi rutin-rutin siap pakai. Bisa digunakan untuk mengendalikan motor DC hingga 16 buah dalam satu sistem.
Harga: Rp. 122. 100
EMS Low Voltage Dual H-Bridge
EMS Low Voltage Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 0,7 A pada tegangan 2 Volt sampai 6,8 Volt, mampu men-drive beban-beban induktif seperti misalnya relay, solenoida, motor DC, dan motor stepper.
Harga: Rp. 135. 000
EMS 1A Dual H-Bridge
EMS 1A Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 1 arah maupun 2 arah dengan arus kontinu hingga 1 A pada tegangan 4,5 Volt sampai 36 Volt, yang dapat men-drive beban-beban induktif seperti misalnya motor DC, motor stepper, koil relay, dan selenoida
Harga: Rp. 165. 000

 

Listing Program 

Program sederhana untuk implementasi pengendalian motor DC secara On/Off pada mikrokontroler MCS-51 dengan bahasa assembly dapat dilihat sebagai berikut.  


M1 BIT P1.0    ; Pin mikrokontroler ke driver motor terminal 1
M2 BIT P1.1    ;
Pin mikrokontroler ke driver motor terminal 2

;==============

START:
     ACALL CW  ; Misal ingin menggerakkan motor DC clockwise

LOOP:
     AJMP LOOP ; Tidak melakukan hal lain lagi


;==============


CW:
     SETB M1
     CLR  M2
     RET

CCW:
     CLR  M1
     SETB M2
     RET

OFF:
     CLR  M1
     CLR  M2
     RET 
 
 

 

DRIVER MOTOR DC KHUSUS ARUS BESAR

Untuk motor-motor DC dengan torsi dan arus besar (lebih dari 1A), maka tidak dapat digunakan rangkaian driver motor DC biasa, karena tidak dapat mengalirkan arus cukup kuat. Biasanya diperlukan rangkaian driver H-Bridge Motor DC dengan komponen MOSFET.

Besarnya arus motor DC dan kemungkinan adanya arus balik akan beresiko merusakkan rangkaian lainnya termasuk rangkaian pengendali mikrokontroler. Beberapa tips yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.

  • Pisahkan power suply motor DC dengan power suply untuk rangkaian lainnya
  • Berikan proteksi terhadap arus balik motor DC, misalnya dengan dioda
  • Antisipasi panas akibat dari arus besar motor DC, misalnya dengan memasang heatsink pada rangkain driver motor DC

 

EMS 2A Dual H-Bridge
EMS 2A Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive dua arah dengan arus kontinu hingga 2 A pada tegangan 4,8 Volt sampai 46 Volt, dapat men-drive beban-beban induktif seperti misalnya motor DC, motor stepper, koil relay, dan selenoida.
Harga: Rp. 181. 500
EMS 5A H-Bridge
EMS 5A H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 5 A pada tegangan 5 Volt sampai 40 Volt. Dilengkapi dengan rangkaian sensor arus beban yang dapat digunakan sebagai umpan balik ke pengendali.
Harga: Rp. 280. 500
EMS 30A H-Bridge
EMS 30A H-Bridge
Driver H-Bridge berbasis VNH3SP30 yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 30 A pada tegangan 5,5 Volt sampai 36 Volt (IC VNH2SP30 hanya sampai 16V).
Harga: Rp. 328. 900

Ditulis oleh: Tim Prasimax dari berbagai narasumber

 
Next >

Cari Produk

Status Belanja
Status belanja masih kosong.



Parameter Pencarian
© 2017 PRASIMAX MIKRON