Yahoo! ID : prasimax

    Jl. Margonda Raya No.494D Depok (Peta) Telp:(021)78880672
Share |
Boe Bot
Boe Bot
Rp. 2.500.000
Add to Cart


DT-I/O Neo Relay Board
DT-I/O Neo Relay Board
Rp. 176.000
Add to Cart


MPXV4115VC6U
MPXV4115VC6U
Rp. 280.000
Add to Cart


Polling

Yang paling saya inginkan dari website ini...
 

Artikel

Statistik

Saat ini 17 tamu dan 1 klien sedang online
JoomlaWatch Stats 1.2.7b by Matej Koval

Countries

47.6%INDONESIA INDONESIA
34.6%AUSTRALIA AUSTRALIA
10.9%UNITED STATES UNITED STATES

Visitors

Today: 143
Yesterday: 230
This week: 615
Last week: 1291
This month: 1537
Last month: 6156
Total: 63960

Pengendalian Motor DC On/Off
motordc1.jpgMotor DC banyak digunakan sebagai penggerak dalam berbagai peralatan, baik kecil maupun besar, lambat maupun cepat. Ia juga banyak dipakai karena cukup dapat dikendalikan dengan mudah pada kebanyakan kasus. Cara pengendalian motor DC bisa secara ON/OFF biasa. Pemilihan cara pengendalian akan tergantung dari kebutuhan terhadap gerakan motor DC itu sendiri.

Elemen utama motor DC adalah:

  • Magnet
  • Armatur atau rotor
  • Commutator
  • Sikat (Brushes)
  • As atau poros (Axle )
motor_dc.gif

Motor DC berputar sebagai hasil saling interaksi dua medan magnet. Interaksi ini terjadi disebabkan arus yang mengalir pada kumparan.

 

CARA PENGENDALIAN MOTOR DC DENGAN MIKROKONTROLER

Metode ON/OFF 

DT-I/O Relay Board Ver 2.0 - 1201
DT-I/O Relay Board Ver 2.0 - 1201
Harga: Rp. 68.000
Metode ON/OFF adalah metode pengendalian motor DC yang paling sederhana. Dalam metode ini kita tinggal mengalirkan arus kepada kedua terminal motor DC dengan beda tegangan sesuai spesifikasi tegangan  motor DC. Kecepatan motor DC yang didapatkan akan maksimal (100%).

Biasanya pada metode ini banyak digunakan relay sebagai alat bantu bagi mikrokontroler untuk switch ON/OFF. Relay SPDT ini dikendalikan oleh kaki mikrokontroler melalui transistor penguat, karena arus dari kaki mikrokontroler biasanya tidak cukup kuat untuk mengendalikan relay secara langsung.

 

 

torelay.jpg

Apabila diinginkan agar motor DC dapat bergerak 2 arah (clockwise dan counter clockwise) maka biasanya diperlukan 2 kaki mikrokontroler untuk mengendalikan pembalikan polaritas. Ketika polaritas dibalik maka putaran motor DC juga akan berbalik arah. Untuk melakukan ini, diperlukan rangkaian driver motor DC yang lebih kompleks yang tersusun atas relay DPDT, atau rangkaian dalam susunan H-Bridge, atau IC khusus untuk driver motor. Gambaran cara kerja H-Bridge dapat dilihat sebagai berikut.

 

hbridge.jpg

Dari gambar dapat dilihat bahwa untuk gerakan arah pertama (misalnya clockwise) maka saklar 1 dan 2 harus menutup, sedangkan 3 dan 4 terbuka. Sebaliknya, untuk gerakan arah kedua (counter clockwise) maka sakalar 1 dan 2 terbuka, sedangkan 3 dan 4 menutup.

Anda dapat juga menggunakan modul driver motor DC yang siap pakai untuk mikrokontroler.

SPC DC Motor
SPC DC Motor
Driver motor DC dua arah. Driver ini merupakan driver motor DC yang kompatibel dengan sistem mikrokontroler dan dilengkapi rutin-rutin siap pakai. Bisa digunakan untuk mengendalikan motor DC hingga 16 buah dalam satu sistem.
Harga: Rp. 111.000
EMS Low Voltage Dual H-Bridge
EMS Low Voltage Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 0,7 A pada tegangan 2 Volt sampai 6,8 Volt, mampu men-drive beban-beban induktif seperti misalnya relay, solenoida, motor DC, dan motor stepper.
Harga: Rp. 135.000
EMS 1A Dual H-Bridge
EMS 1A Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 1 arah maupun 2 arah dengan arus kontinu hingga 1 A pada tegangan 4,5 Volt sampai 36 Volt, yang dapat men-drive beban-beban induktif seperti misalnya motor DC, motor stepper, koil relay, dan selenoida
Harga: Rp. 150.000

 

Listing Program 

Program sederhana untuk implementasi pengendalian motor DC secara On/Off pada mikrokontroler MCS-51 dengan bahasa assembly dapat dilihat sebagai berikut.  


M1 BIT P1.0    ; Pin mikrokontroler ke driver motor terminal 1
M2 BIT P1.1    ;
Pin mikrokontroler ke driver motor terminal 2

;==============

START:
     ACALL CW  ; Misal ingin menggerakkan motor DC clockwise

LOOP:
     AJMP LOOP ; Tidak melakukan hal lain lagi


;==============


CW:
     SETB M1
     CLR  M2
     RET

CCW:
     CLR  M1
     SETB M2
     RET

OFF:
     CLR  M1
     CLR  M2
     RET 
 
 

 

DRIVER MOTOR DC KHUSUS ARUS BESAR

Untuk motor-motor DC dengan torsi dan arus besar (lebih dari 1A), maka tidak dapat digunakan rangkaian driver motor DC biasa, karena tidak dapat mengalirkan arus cukup kuat. Biasanya diperlukan rangkaian driver H-Bridge Motor DC dengan komponen MOSFET.

Besarnya arus motor DC dan kemungkinan adanya arus balik akan beresiko merusakkan rangkaian lainnya termasuk rangkaian pengendali mikrokontroler. Beberapa tips yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut.

  • Pisahkan power suply motor DC dengan power suply untuk rangkaian lainnya
  • Berikan proteksi terhadap arus balik motor DC, misalnya dengan dioda
  • Antisipasi panas akibat dari arus besar motor DC, misalnya dengan memasang heatsink pada rangkain driver motor DC

 

EMS 2A Dual H-Bridge
EMS 2A Dual H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive dua arah dengan arus kontinu hingga 2 A pada tegangan 4,8 Volt sampai 46 Volt, dapat men-drive beban-beban induktif seperti misalnya motor DC, motor stepper, koil relay, dan selenoida.
Harga: Rp. 165.000
EMS 5A H-Bridge
EMS 5A H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 5 A pada tegangan 5 Volt sampai 40 Volt. Dilengkapi dengan rangkaian sensor arus beban yang dapat digunakan sebagai umpan balik ke pengendali.
Harga: Rp. 255.000
EMS 30A H-Bridge
EMS 30A H-Bridge
Driver H-Bridge yang didisain untuk menghasilkan drive 2 arah dengan arus kontinu hingga 30 A pada tegangan 5,5 Volt sampai 16 Volt. Dilengkapi dengan rangkaian sensor arus beban yang dapat digunakan sebagai umpan balik ke pengendali.
Harga: Rp. 299.000

Ditulis oleh: Tim Prasimax dari berbagai narasumber

 
Next >

Produk Best Seller

Serial to Ethernet Module
Serial to Ethernet Module
Rp. 504.000
Add to Cart
DFRduino UNO
DFRduino UNO
Rp. 235.000
Add to Cart
Netduino Plus
Netduino Plus
Rp. 750.000
Add to Cart
Sistem Minimum AVR USB
Sistem Minimum AVR USB
Rp. 240.000
Add to Cart
USB 51 ISP Downloader
USB 51 ISP Downloader
Rp. 150.000
Add to Cart
Netduino
Netduino
Rp. 480.000
Add to Cart
Sistem Minimum 51 USB
Sistem Minimum 51 USB
Rp. 200.000
Add to Cart
DT-HiQ Programmer Universal
DT-HiQ Programmer Universal
Rp. 350.000
Add to Cart
Arduino UNO
Arduino UNO
Rp. 349.500
Add to Cart
DI-Smart AVR16 System
DI-Smart AVR16 System
Rp. 185.000
Add to Cart
RFID Starter Kit
RFID Starter Kit
Rp. 395.000
Add to Cart
Super Mini GPS
Super Mini GPS
Rp. 605.000
Add to Cart
Sistem Minimum ARM Cortex 32 bit
Sistem Minimum ARM Cortex 32 bit
Rp. 675.000
Add to Cart
USB AVR ISP Downloader
USB AVR ISP Downloader
Rp. 150.000
Add to Cart
DT-COMBO AVR-51 Starter + Exercise Kit
DT-COMBO AVR-51 Starter + Exercise Kit
Rp. 835.000
Add to Cart

Toko Online

Status Belanja
31 Produk,
Rp. 19.545.000



Parameter Pencarian
  New 
New
Random 
Random
 
Sharp GP2Y0A21YK
Sharp GP2Y0A21YK
Rp. 210.000
Add to Cart

Sharp GP2Y0A21YK
Sharp GP2Y0A21YK
Rp. 210.000
Add to Cart


Low Cost RF 315MHz Tx Rx
Low Cost RF 315MHz Tx Rx
Rp. 80.000
Add to Cart


EMS 30A H-Bridge
EMS 30A H-Bridge
Rp. 299.000
Add to Cart


Support pembayaran:

banks 
© 2012 PRASIMAX MIKRON